netLibrary logo Home Search Tools Reading Room Help    
 
   
 
In the name of Allah, Most Beneficent, Most Merciful
 
Welcome Islamic Books

BACK TO TABLE OF CONTENTS



BANYAK BERDZIKIR KEPADA ALLAH SWT

((REMEMBRANCE OF ALLAH))

Author by Imtiaz Ahmad M. Sc., M. Phil. (London)

Translated by Titie Wibipriatno and Edited by Ismail Umar

Ada lima rukun Islam, yaitu: Shahadat, Salat, Puasa, Zakat, dan Haji.

Ada waktu-waktu yang telah ditetapkan, batasan-batasan tertentu atau situasi khusus

untuk mengerjakan tatacara menyembah Allah SWT yang berbeda-beda ini. Allah SWT

telah menetapkan jumlah waktu salat wajib. Puasa wajib hanya dilakukan di bulan

Ramadhan. Zakat dibayarkan setahun sekali. Haji dilakukan sekali seumur hidup bila

seseorang memenuhi persyaratan untuk itu. Qur’an tidak menganjurkan kita untuk

berlebih-lebihan dalam menjalankan bentuk-bentuk ibadah ini. Tetapi untuk berdzikir

yang sebanyak-banyaknya kepada Allah SWT tidak ada persyaratan waktu, tempat, atau

batasan-batasan tertentu untuk itu. Dzikir kepada Allah SWT bisa dilakukan sambil

duduk, berdiri, atau berbaring. Bisa dilakukan dengan atau tanpa wudhu. Bisa dilakukan

di rumah, atau ketika dalam perjalanan. Bisa dilakukan ketika sehat, ataupun ketika sakit.

Bisa dilakukan diwaktu siang, atau malam. Tetapi dzikir kepada Allah SWT harus

dilakukan secara extensive. Allah SWT berfirman dalam Qur’an Al-Azhab # 41

Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya.

Salah satu karakteristik orang beriman ialah bahwa tak henti-hentinya dia berdzikir yang

sebanyak-banyaknya kepada Allah SWT dengan teramat tekun. Al-Azhab # 35

Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang

mu'min, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam keta'atannya, laki-laki dan

perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan

yang khusyu', laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang

berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan

perempuan yang banyak menyebut Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka

ampunan dan pahala yang besar.

Allah SWT berfirman bahwa meskipun kita berada di medan perang, hendaknya selalu

berdzikir yang sebanyak-banyaknya kepada Allah SWT agar bisa menang. Al-Anfal # 45

Hai orang-orang yang beriman. apabila kamu memerangi pasukan, maka berteguh

hatilah kamu dan sebutlah Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung.

Seorang dusun bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, “Ada banyak hal wajib maupun

sunat di dalam Islam. Beritahukanlah padaku tentang sesuatu yang sederhana dan mudah

dilakukan supaya aku bisa berpegang padanya.” Muhammad SAW menjawab

“basahkanlah lidahmu dengan banyak berdzikir kepada Allah SWT,” (Musnad Ahmad)

Abu Sayeed Khudri RA meriwayatkan bahwa Muhammad SAW bersabda, “biasakanlah

dirimu dengan banyak berdzikir kepada Allah SWT sampai kamu seolah ketagihan

karenanya.” (Musnad Ahmad)

Membaca Al Qur’an adalah salah satu cara utama berdzikir kepada Allah SWT. Az-

Zumar # 23

Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik Al Qur'an yang serupa lagi

berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya,

kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah

petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan

barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun.

Mereka yang tidak mau/ingkar untuk banyak berdzikir kepada Allah SWT akan menjadi

orang yang teramat merugi. Al-Zukhruf # 36-38

Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah, kami adakan

baginya syaitan maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. Dan

sesungguhnya syaitan-syaitan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang

benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk. Sehingga apabila

orang-orang yang berpaling itu datang kepada kami dia berkata: "Aduhai, semoga

antaraku dan kamu seperti jarak antara masyrik dan maghrib, maka syaitan itu adalah

sejahat-jahat teman ".

Firman yang sama dalam Al-Maidah # 91

Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di

antara kamu lantaran khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat

Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu .

Dan dalam Al-Munafiqun # 9

Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari

mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang

yang merugi.

Berikut adalah orang-orang yang beriman dengan kepercayaan yang teguh; tiada tipuan

dunia yang bisa mengalihkan hati mereka dari mengingat Allah SWT. An-Nur # 37

laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak oleh jual beli dari mengingati

Allah, dan mendirikan sembahyang, dan membayarkan zakat. Mereka takut kepada

suatu hari yang hati dan penglihatan menjadi goncang.

Diriwayatkan oleh Abu Al-Darda RA bahwa nabi Muhammad SAW bersabda kepada

para sahabat, “Maukah kalian bila aku beritahu satu amal yang mengungguli seluruh

amal ibadah kamu yang lain, yang segera akan diterima Allah SWT, dan meningkatkan

derajatmu di hadapan Allah SWT?” Dia menambahkan, “Amal ini lebih utama daripada

mensedekahkan seluruh harta emas dan perak di jalan Allah SWT, lebih utama daripada

berperang melawan musuh Allah SWT, dimana kamu membunuh mereka dan mereka

mencoba membunuhmu?” Para sahabat menjawab, “Beritahulah kami.” Muhammad

SAW bersabda, “Banyak-banyaklah berdzikir kepada Allah SWT.”

Ada satu hadis Qudsi dimana Allah SWT berfirman, “Siapapun yang mengingat Aku

dihatinya, Aku mengingatnya dihatiKu. Siapapun yang mengingat Aku dengan

berkelompok, Aku mengingatnya dengan berkelompok (bersama malaikat-2) yang jauh

lebih mulia daripada kelompoknya.”

Bila kita membiasakan diri kita untuk banyak berdzikir kepada Allah SWT dengan

konsisten, hikmahnya adalah sangat luar biasa. Sebagai contoh, Ali RA meriwayatkan:

“Pada telapak tangan Fatimah RA terlihat bekas-bekas yang nyata karena setiap hari

menumbuk gandum buat makanan. Pada waktu itu beberapa tawanan perang sedang

dihadapkan kepada Nabi Muhammad SAW. Fatimah RA memohon kepada Nabi

Muhammad SAW agar salah satu tawanan itu bisa dijadikan pelayannya. Dia tidak

menemukan ayahnya di rumah, jadi ia meninggalkan pesan kepada Aisah RA. Aisah RA

menyampaikan permohonan Fatimah RA kepada Nabi Muhammad SAW ketika ia telah

pulang ke rumah. Mendengar ini Nabi Muhammad SAW datang ke rumah kami malam

itu juga. Kami berdua sedang berbaring dan aku berusaha untuk bangun menyambutnya.

Muhammad SAW berkata “Tetaplah berbaring”. Dia duduk di antara Fatimah dan aku.

Aku bisa merasakan dinginnya kaki beliau di tubuhku. Muhammad SAW bersabda,

“Akan kuberitahukan sesuatu yang lebih baik daripada meminta seorang pelayan. Bila

engkau berbaring di tempat tidur, ucapkanlah Subhanallah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali,

Allahu Akbar 34 kali. Itu adalah lebih baik untukmu daripada seorang pelayan.”

(Bukhari)

Imam Tamiya berkata bahwa siapapun yang mengucapkan kalimat-kalimat ini ketika

berangkat tidur tidak akan merasakan malas atau lelah.

Hadits ini mengajarkan kepada kita untuk bersabar dalam menghadapi kerasnya

kehidupan seperti Muhammad SAW nasehatkan kepada puti beliau sendiri.

Ada satu hadits lain yang sama yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA. Seorang

muslim yang miskin datanga kepada Nabi Muhammad SAW dan berkata, “Kami salat

dan saudara muslim yang kayapun salat. Kami berpuasa dan mereka juga berpuasa.

Mereka melakukan Haji dan Umrah serta memberikan banyak sedekah, hal yang tidak

bisa kami lakukan sebagai orang miskin. Oleh karena itu mereka selalu mengungguli

kami di dalam beramal baik.” Hal ini merupakan kekhawatiran yang serius bagi umat

muslim yang miskin karena mereka ingin bersaing dengan saudara muslim yang kaya di

dalam beribadah kepada Allah SWT. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Maukah kamu

mengetahui sesuatu yang bisa membuat kamu sederajat dengan kaum Muslim yang kaya,

dan tiada seorangpun yang bisa mengungguli kamu. Kamu bisa mencapainya dengan

mengucapkan Subhanallah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali, Allahu Akbar 34 kali setiap

selesai melakukan salat”. (Bukhari)

Hanya dengan banyak berdzikir kepada Allah SWT hati bisa dipuaskan dan dilembutkan.

Ar-Rad # 28

orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah.

Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.

Kita memohon kepada Allah SWT agar diberi jalan untuk mengingatNya dengan cara

yang sebaik-baiknya. Nabi Muhammad SAW menganjurkan kepada Maaz bin Jabbal RA

agar mengucapkan doa berikut setiap selesai salat:

“Ya Allah SWT, jadikanlah aku orang yang mengingat Engkau, berterimakasih

kepadaMu, dan memujaMu dengan cara yang paling baik.”

Bagaimanakah cara yang paling baik untuk banyak berdzikir kepada Allah SWT? Allah

SWT menjelaskannya di dalam Qur’an, Al-Araf # 205

Dan sebutlah Tuhannmu dalam hatiumu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan

dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu

termask orang-orang yang lalai.

Semoga Allah SWT menjaga agar lidah kita selalu basah karena banyak berdzikir

kepadaNya (Amin).