Diriwayatkan oleh Abu Al-Darda RA bahwa nabi
Muhammad SAW bersabda kepada
para sahabat, “Maukah kalian bila aku beritahu
satu amal yang mengungguli seluruh
amal ibadah kamu yang lain, yang segera akan
diterima Allah SWT, dan meningkatkan
derajatmu di hadapan Allah SWT?” Dia
menambahkan, “Amal ini lebih utama daripada
mensedekahkan seluruh harta emas dan perak di
jalan Allah SWT, lebih utama daripada
berperang melawan musuh Allah SWT, dimana kamu
membunuh mereka dan mereka
mencoba membunuhmu?” Para sahabat menjawab,
“Beritahulah kami.” Muhammad
SAW bersabda, “Banyak-banyaklah berdzikir kepada
Allah SWT.”
Ada satu hadis Qudsi dimana Allah SWT berfirman,
“Siapapun yang mengingat Aku
dihatinya, Aku mengingatnya dihatiKu. Siapapun
yang mengingat Aku dengan
berkelompok, Aku mengingatnya dengan berkelompok
(bersama malaikat-2) yang jauh
lebih mulia daripada kelompoknya.”
Bila kita membiasakan diri kita untuk banyak
berdzikir kepada Allah SWT dengan
konsisten, hikmahnya adalah sangat luar biasa.
Sebagai contoh, Ali RA meriwayatkan:
“Pada telapak tangan Fatimah RA terlihat
bekas-bekas yang nyata karena setiap hari
menumbuk gandum buat makanan. Pada waktu itu
beberapa tawanan perang sedang
dihadapkan kepada Nabi Muhammad SAW. Fatimah RA
memohon kepada Nabi
Muhammad SAW agar salah satu tawanan itu bisa
dijadikan pelayannya. Dia tidak
menemukan ayahnya di rumah, jadi ia meninggalkan
pesan kepada Aisah RA. Aisah RA
menyampaikan permohonan Fatimah RA kepada Nabi
Muhammad SAW ketika ia telah
pulang ke rumah. Mendengar ini Nabi Muhammad SAW
datang ke rumah kami malam
itu juga. Kami berdua sedang berbaring dan aku
berusaha untuk bangun menyambutnya.
Muhammad SAW berkata “Tetaplah berbaring”. Dia
duduk di antara Fatimah dan aku.
Aku bisa merasakan dinginnya kaki beliau di
tubuhku. Muhammad SAW bersabda,
“Akan kuberitahukan sesuatu yang lebih baik
daripada meminta seorang pelayan. Bila
engkau berbaring di tempat tidur, ucapkanlah
Subhanallah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali,
Allahu Akbar 34 kali. Itu adalah lebih baik
untukmu daripada seorang pelayan.”
(Bukhari)
Imam Tamiya berkata bahwa siapapun yang
mengucapkan kalimat-kalimat ini ketika
berangkat tidur tidak akan merasakan malas atau
lelah.
Hadits ini mengajarkan kepada kita untuk
bersabar dalam menghadapi kerasnya
kehidupan seperti Muhammad SAW nasehatkan kepada
puti beliau sendiri.
Ada satu hadits lain yang sama yang diriwayatkan
oleh Abu Hurairah RA. Seorang
muslim yang miskin datanga kepada Nabi Muhammad
SAW dan berkata, “Kami salat
dan saudara muslim yang kayapun salat. Kami
berpuasa dan mereka juga berpuasa.
Mereka melakukan Haji dan Umrah serta memberikan
banyak sedekah, hal yang tidak
bisa kami lakukan sebagai orang miskin. Oleh
karena itu mereka selalu mengungguli
kami di dalam beramal baik.” Hal ini merupakan
kekhawatiran yang serius bagi umat
muslim yang miskin karena mereka ingin bersaing
dengan saudara muslim yang kaya di
dalam beribadah kepada Allah SWT. Nabi Muhammad
SAW bersabda, “Maukah kamu
mengetahui sesuatu yang bisa membuat kamu
sederajat dengan kaum Muslim yang kaya,
dan tiada seorangpun yang bisa mengungguli kamu.
Kamu bisa mencapainya dengan
mengucapkan Subhanallah 33 kali, Alhamdulillah
33 kali, Allahu Akbar 34 kali setiap
selesai melakukan salat”. (Bukhari)
Hanya dengan banyak berdzikir kepada Allah SWT
hati bisa dipuaskan dan dilembutkan.
Ar-Rad # 28