netLibrary logo Home Search Tools Reading Room Help    
 
   
 
In the name of Allah, Most Beneficent, Most Merciful
 
Welcome Islamic Books

BACK TO TABLE OF CONTENTS



PERISTIWA HARI KIAMAT

((SCENES OF THE DAY OF JUDGEMENT))

Author by Imtiaz Ahmad M. Sc., M. Phil. (London)

Translated by Titie Wibipriatno and Edited by Ismail Umar

Di dalam Al Quran terdapat banyak penjabaran mengenai peristiwa Hari Kiamat untuk

menjadi pelajaran bagi kita. Artikel ini memuat beberapa contoh darinya. Al Quran surat

Az-Zalzalah # 1 - 8

Apabila bumi digoncangkan dengan goncangannya (yang dahsyat), dan bumi telah

mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung) nya, dan manusia bertanya:

"Mengapa bumi (jadi begini)?", pada hari itu bumi menceritakan beritanya, karena

sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya. Pada

hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan yang bermacam-macam, supaya

diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka. Barangsiapa yang

mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. Dan

barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat

(balasan) nya pula.

Petunjuk yang diberikan di dalam surat ini sangat menyeluruh sehingga Nabi Muhammad

SAW menyebutkan bahwa surat Az-Zalzalah adalah setara dengan setengah dari Al

Quran. (Tirmidhi)

Ayat terakhir dari surah ini luar biasa maknanya. Menurut suatu Hadits yang

diriwayatkan oleh Anas RA, Nabi Muhammad SAW menyebutnya dengan ‘satu kata tapi

menyeluruh’. Abdullah bin Masood RA menyebutkan, “Ayat tersebut merupakan ayat Al

Quran yang luar biasa dan tegas maknanya.” Barangkali penjelasan yang paling menarik

perhatian mengenai peristiwa Hari Kiamat terdapat didalam Surah Al Hajj # 1 - 2

Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu

adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat). (Ingatlah) pada hari (ketika) kamu

melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang

disusuinya dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia

dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah

itu sangat keras.

Dan didalam Al Haqqah # 13 – 18

Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup, dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung,

lalu dibenturkan keduanya sekali bentur. Maka pada hari itu terjadilah hari kiamat, dan

terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi lemah. Dan malaikat-malaikat

berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung

'Arsy Tuhanmu di atas (kepala) mereka. Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada

Tuhanmu), tiada sesuatupun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi Allah).

Dan didalam Az Zumar # 68 - 70

Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa

yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi, maka tiba-tiba

mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing). Dan terang benderanglah bumi

(padang mahsyar) dengan cahaya (keadilan) Tuhannya; dan diberikanlah buku

(perhitungan perbuatan masing-masing) dan didatangkanlah para nabi dan saksi-saksi

dan diberi keputusan di antara mereka dengan adil, sedang mereka tidak dirugikan. Dan

disempurnakan bagi tiap-tiap jiwa (balasan) apa yang telah dikerjakannya dan Dia lebih

mengetahui apa yang mereka kerjakan.

Jadi ketika Sangkakala yang pertama ditiup semua makhluk yang berada di langit dan di

bumi akan binasa kecuali beberapa malaikat. Kemudiannya para malaikat ini juga akan

binasa. Ar Rahman # 26 - 27

Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Wajah Tuhanmu yang

mempunyai kebesaran dan kemuliaan.

Jadi bagi mereka yang telah meninggal, roh mereka akan binasa juga seperti disebutkan

oleh Ibn-e-Kathir.

Ketika Sangkakala yang kedua ditiup, roh akan kembali kepada badan masing-masing

dan berdiri untuk masing-masing merpertanggung-jawabkan segala perbuatan mereka.

Para saksi akan dihadapkan dan pengadilan akan diputuskan seperti disebut dalam Az-

Zumar # 68 - 70 di atas dan juga didalam Yaasin # 65

Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan

memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.

Sama halnya seperti disebutkan dalam Fussilat # 19 - 23

Dan (ingatlah) hari (ketika) musuh-musuh Allah digiring ke dalam neraka lalu mereka

dikumpulkan (semuanya). Sehingga apabila mereka sampai ke neraka, pendengaran,

penglihatan dan kulit mereka menjadi saksi terhadap mereka tentang apa yang telah

mereka kerjakan. Dan mereka berkata kepada kulit mereka: "Mengapa kamu menjadi

saksi terhadap kami?" Kulit mereka menjawab: "Allah yang menjadikan segala sesuatu

pandai berkata telah menjadikan kami pandai (pula) berkata, dan Dia-lah yang

menciptakan kamu pada kali yang pertama dan hanya kepada-Nyalah kamu

dikembalikan. Kamu sekali-kali tidak dapat bersembunyi dari persaksian pendengaran,

penglihatan dan kulitmu terhadapmu bahkan kamu mengira bahwa Allah tidak

mengetahui kebanyakan dari apa yang kamu kerjakan. Dan yang demikian itu adalah

prasangkamu yang telah kamu sangka terhadap Tuhanmu, prasangka itu telah

membinasakan kamu, maka jadilah kamu termasuk orang-orang yang merugi.

Jadi seseorang dapat menyembunyikan dosa-dosa nya dari orang lain tetapi ia tidak bisa

menyembunyikannya dari anggota tubuhnya sendiri. Pada Hari Kiamat ini anggota

tubuhnya ini akan bersaksi mengenai perbuatannya. Jika kita sungguh-sungguh

memahami ayat ini, tidak akan mungkin kita berani melakukan dosa sekecil apapun juga.

Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Mulut

manusia akan dikunci dan pahanya akan diperintahkan untuk menjelaskan berbagai

perbuatannya. Dengan cara yang sama tulang dan daging nya akan berbicara sebagai

saksi.” (Muslim)

Sebagai contoh yaitu makanan untuk orang yang berdosa disampaikan dalam surat Ad-

Dukhan # 43 - 50

Sesungguhnya pohon zaqqum itu, makanan orang yang banyak berdosa. (Ia) sebagai

kotoran minyak yang mendidih di dalam perut, seperti mendidihnya air yang sangat

panas. Peganglah dia kemudian seretlah dia ke tengah-tengah neraka. Kemudian

tuangkanlah di atas kepalanya siksaan (dari) air yang amat panas. Rasakanlah,

sesungguhnya kamu orang yang perkasa lagi mulia. Sesungguhnya ini adalah azab yang

dahulu selalu kamu meragu-ragukannya.

Pada sisi lain orang-orang yang beriman akan diperlakukan dengan cara yang berbeda.

Az-Zukhruf # 68 - 73

"Hai hamba-hamba-Ku, tiada kekhawatiran terhadapmu pada hari ini dan tidak pula

kamu bersedih hati. (Yaitu) orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami dan

adalah mereka dahulu orang-orang yang berserah diri. Masuklah kamu ke dalam surga,

kamu dan isteri-isteri kamu digembirakan." Diedarkan kepada mereka piring-piring dari

emas, dan piala-piala dan di dalam surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati

dan sedap (dipandang) mata dan kamu kekal di dalamnya." Dan itulah surga yang

diwariskan kepada kamu disebabkan amal-amal yang dahulu kamu kerjakan. Di dalam

surga itu ada buah-buahan yang banyak untukmu yang sebahagiannya kamu makan.

Sama halnya seperti disebutkan dalam Fussilat # 30 - 32

Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian

mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka

(dengan mengatakan): "Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa

sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah

kepadamu". Kamilah Pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di

dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di

dalamnya apa yang kamu minta. Sebagai hidangan (bagimu) dari Tuhan Yang Maha

Pengampun lagi Maha Penyayang.

Di sini kata ‘Nuzulan’ atau hidangan dari Allah SWT berarti bahwa Allah SWT

menganugerahkan kamu banyak sekali karunianya meskipun kamu tidak memintanya.

Sebagai contoh, seorang tamu akan disuguhi berbagai macam hidangan yang enak-enak

walaupun dia tidak memintanya. Bhakan kemurahan hati ini hanya merupakan permulaan

hidangan saat kita sampai didalam surga. Selanjutnya akan menyusul karunia yang jauh

lebih bagus dari itu. (Mazhari)

Suatu hari Sufyan bin Abdullah Thaqfi RA telah meminta petunjuk kepada Nabi

Muhammad SAW untuk menasehati dia tentang sesuatu yang hal sangat menyeluruh

sehingga ia tidak harus bertanya hal lain lagi. Nabi Muhammad SAW yang menjawab,

“Berimanlah kepada Allah dan berpegang teguhlah kepada jalanNYA.” (Muslim)

Oleh karena itu para malaikat akan turun menemani orang-orang beriman di saat kematiannya, kemudian di alam kubur, dan selanjutnya di saat Hari Kiamat, seperti diriwayatkan oleh Aaid bin Aslam dalam Dur Mansur. Para malaikat ini adalah pengawal orang-orang beriman dikehidupan duniawi karena mereka membisikkan niat-niat baik di hati orang beriman dan mengajak mereka untuk bersabar di saat kesulitan. Para malaikat ini juga akan menemani orang beriman di Hari Kiamat untuk memberi mereka pengawalan ketika memasuki surga.

Di Dalam Az-Zumar juga dijelaskan bagaimana orang-orang kafir akan diperlakukan oleh para malaikat. Az-Zumar # 71-72

Orang-orang kafir dibawa ke neraka Jahannam berombong-rombongan. Sehingga apabila mereka sampai ke neraka itu dibukakanlah pintu-pintunya dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya: "Apakah belum pernah datang kepadamu rasulrasul di antaramu yang membacakan kepadamu ayat-ayat Tuhanmu dan memperingatkan kepadamu akan pertemuan dengan hari ini?" Mereka menjawab:

"Benar (telah datang)". Tetapi telah pasti berlaku ketetapan azab terhadap orang-orang yang kafir. Dikatakan (kepada mereka): "Masukilah pintu-pintu neraka Jahannam itu, sedang kamu kekal di dalamnya". Maka neraka Jahannam itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang menyombongkan diri.

Juga dijelaskan bagaimana nantinya para malaikat menyambut orang-orang yang beriman. Az-Zumar# 73-74

Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya dibawa ke dalam surga berombongrombongan (pula). Sehingga apabila mereka sampai ke surga itu sedang pintu-pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya: "Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu, berbahagialah kamu! maka masukilah surga ini, sedang kamu kekal di dalamnya". Dan mereka mengucapkan: "Segala puji bagi Allah yang telah memenuhi janji-Nya kepada kami dan telah (memberi) kepada kami tempat ini sedang kami (diperkenankan) menempati tempat dalam surga di mana saja yang kami  kehendaki." Maka surga itulah sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal.

Semoga Allah SWT memasukkan kita ke dalam kelompok orang-orang yang akan

disambut di pintu surga, amin.

Sangat penting diingat bahwa manusia akan dibawa masuk ke dalam surga atau neraka berkelompok-kelompok, seperti disiratkan pada surat di atas maupun surat-surat lain di dalam Quran.

Kata zumar berarti kelompok. Allah SWT telah menamai bagian Quran ini sebagai Az- Zumar untuk menekankan pentingnya hal ini.

Pada kenyataannya, baik buruknya tindakan kita didukung oleh orang-orang lain ataupun sumber pengetahuan. Allah SWT akan mengumpulkan orang-orang dengan pola pikiran dan tindakan yang sama di dalam kelompok-kelompoknya sebelum mengirim mereka ke tempat tujuan akhir. Oleh karena itu berkelompok dengan orang-orang beriman dan mempelajari ilmu yang bermanfaat akan membantu kita untuk menjadi calon yang baik untuk bisa masuk surga. Tentu saja, keputusan untuk memasukkan ke dalam surga adalah hanya atas rahmat Allah SWT. Semoga Allah SWT melimpahkan Kasih SayangNya kepada kita. Amin.