“Lessons
for Every Sensible Person”
Author by Imtiaz Ahmad M. Sc., M. Phil.
(London)
Translated by Ir.
H. Ismail Umar and Hj. Titie Wibipriatno
CIPTAAN YANG SANGAT MENAKJUBKAN (MARVELOUS CREATION)
Suatu hari saya membaca surat Ghafir (Mukmin) 57
Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia
akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
Saya
tahu bahwa Allah SWT telah menciptakan manusia dalam cara
yang menakjubkan dan bermacam-macam sistim dari tubuh manusia
bekerja dalam harmoni yang indah
antara satu dengan yang lainnya. Sesungguhnya, tubuh manusia adalah bentuk
mini dari alam semesta dan kompleksitas keseluruhannya berada di luar jangkauan
kita.
Ayat
Al Qur’an tersebut di atas, bagaimanapun, menyadarkan saya
bahwa penciptaan langit dan bumi tentu lebih maha besar daripada penciptaan
manusia.
Saya segera mulai menfokuskan lebih banyak lagi perhatian terhadap berbagai
ayat (bukti) dari Allah SWT di alam semesta ini. Dalam tulisan ini saya ingin
menyebutkan beberapa kebesaran tersebut. Bukti-bukti ini adalah tanda-tanda
kebesaran Allah SWT yang terjadi tepat di depan mata kita setiap hari dan
setiap malam. Akan tetapi, kita melihat hal-hal ini dengan tanpa peduli dan
sembrono
walaupun terdapat sangat banyak petunjuk serta ilham bagi kita di dalam bukti-bukti
ini. Sebagai contoh di dalam Qaaf 6 - 11
Maka apakah mereka tidak melihat akan langit yang ada di atas mereka, bagaimana
Kami meninggikannya dan menghiasinya dan langit itu tidak mempunyai retak-retak
sedikitpun? Dan Kami hamparkan bumi itu dan Kami letakkan padanya gunung-gunung
yang kokoh dan Kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman yang indah dipandang
mata, untuk menjadi pelajaran dan peringatan bagi tiap-tiap hamba yang
kembali. Dan Kami turunkan dari langit air yang banyak manfaatnya lalu
Kami tumbuhkan
dengan air itu pohon-pohon dan biji-biji tanaman yang diketam, dan pohon
kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun-susun, untuk
menjadi
rezki bagi hamba-hamba, dan Kami hidupkan dengan air itu tanah yang mati.
Seperti itulah terjadinya kebangkitan.
Juga
di dalam Yasin 33 – 40
Dan suatu tanda bagi mereka adalah bumi yang mati. Kami hidupkan
bumi itu dan Kami keluarkan dari padanya biji-bijian, maka
daripadanya mereka makan.
Dan
Kami jadikan padanya kebun-kebun kurma dan anggur dan Kami pancarkan
padanya beberapa mata air, supaya mereka dapat makan dari
buahnya, dan dari apa
yang diusahakan oleh tangan mereka. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur?
Maha
Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari
apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang
tidak
mereka ketahui. Dan suatu tanda bagi mereka adalah malam; Kami tanggalkan
siang dari malam itu, maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan.
Dan
matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha
Perkasa lagi Maha Mengetahui. Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah,
sehingga kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua. Tidaklah mungkin
bagi
matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang.
Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.
Siapa lagi yang sanggup menciptakan sistim yang menyamai sistim ciptaan
Allah SWT, Luqman 10 - 11
Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan
gunung-gunung bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang
biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air
hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan
yang
baik.
Inilah ciptaan Allah, maka perlihatkanlah olehmu kepadaku apa yang
telah diciptakan oleh sembahan-sembahan selain Allah. Sebenarnya orang-orang
yang zalim itu
berada di dalam kesesatan yang nyata.
Ciptaan Allah SWT adalah, tak bisa diragukan lagi, tanpa cela. Al Mulk
3 - 4
Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali
tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak
seimbang.
Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak
seimbang? Kemudian
pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu
dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itupun dalam
keadaan payah.
Alangkah banyaknya tanda-tanda yang teramat jelas bagi kita di alam semesta
yang luas ini. Al Baqarah 164
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan
siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi
manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air
itu
Dia hidupkan bumi sesudah mati -nya dan Dia sebarkan di bumi itu
segala jenis hewan,
dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan
bumi; sungguh tanda-tanda bagi kaum yang memikirkan.
Penciptaan malam dan siang, serta pergantian malam dan siang nyata sekali
dilihat oleh semua orang tetapi hanya dilihat sebagai acara rutinitas keseharian.
Allah
SWT memperingatkan kita di dalam Al Qasas 71 - 73
Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untukmu malam
itu terus menerus sampai hari kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan
mendatangkan sinar terang kepadamu? Maka apakah kamu tidak mendengar?" Katakanlah: "Terangkanlah
kepadaku, jika Allah menjadikan untukmu siang itu terus menerus sampai hari
kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan malam kepadamu yang
kamu beristirahat padanya? Maka apakah kamu tidak memperhatikan?" Dan
karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya
kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebahagian
dari
karunia-Nya dan
agar kamu bersyukur kepada-Nya.
Lebih
jelas lagi disebutkan di dalam Al An’am 96 - 97
Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat,
dan matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketentuan
Allah Yang Maha Perkasa lagi
Maha Mengetahui. Dan Dialah yang menjadikan bintang-bintang
bagimu, agar kamu menjadikannya petunjuk dalam kegelapan
di darat dan di laut. Sesungguhnya
Kami
telah menjelaskan tanda-tanda kebesaran kepada orang-orang
yang mengetahui.
Kemudian
mengenai tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan di dalam Al An’am
95 dan 99
Sesungguhnya Allah menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan
biji buah-buahan. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati
dan mengeluarkan yang mati dari
yang hidup. demikian ialah Allah, maka mengapa kamu masih
berpaling?
Dan
Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami
tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan maka
Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan
itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman
yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma
mengurai tangkai-tangkai yang
menjulai,
dan kebun-kebun anggur, dan zaitun dan delima yang serupa
dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya
berbuah dan kematangannya.
Sesungguhnya
pada yang demikian itu ada tanda-tanda bagi orang-orang
yang beriman.
Ya, tidak diragukan lagi, penciptaan langit dan bumi adalah jauh lebih
kompleks dan bahkan jauh lebih menakjubkan daripada penciptaan manusia.
Allah SWT menekankan
fakta ini bahwa Ia yang telah menciptakan alam semesta yang teramat kompleks
ini tentu saja bisa menghidupkan kembali manusia dari tulang belulang yang
sudah hancur dan daging yang sudah membusuk. Al Isra 49 - 51
Dan mereka berkata: "Apakah bila kami telah menjadi tulang belulang dan
benda-benda yang hancur, apa benar-benarkah kami akan dibangkitkan kembali
sebagai makhluk yang baru?" Katakanlah: "Jadilah kamu sekalian batu
atau besi, atau suatu makhluk dari makhluk yang tidak mungkin menurut pikiranmu".
Maka mereka akan bertanya: "Siapa yang akan menghidupkan kami kembali?" Katakanlah: "Yang
telah menciptakan kamu pada kali yang pertama". Lalu mereka akan menggeleng-gelengkan
kepala mereka kepadamu dan berkata: "Kapan itu ?" Katakanlah: "Mudah-mudahan
waktu berbangkit itu dekat",
Akhirnya dalam Al Ahqaf 33
Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwa sesungguhnya
Allah yang menciptakan langit dan bumi dan Dia tidak merasa
payah karena menciptakannya, kuasa
menghidupkan orang-orang mati? Ya sesungguhnya Dia Maha
Kuasa atas segala sesuatu.
Oleh karena itu kita mengagumi penciptaan langit dan bumi dan dengan teguh
meyakini kebangkitan manusia di akhir jaman, dan pertanggungjawaban kita
terhadap semua perbuatan di hari pengadilan. Saya rasa cara terbaik untuk
mengakhiri
artikel ini adalah dengan mengutip Al Jatsiya 36 - 37
Maka bagi Allah-lah segala puji, Tuhan langit dan Tuhan bumi,
Tuhan semesta alam. Dan bagi-Nyalah keagungan di langit dan
bumi, Dialah Yang Maha Perkasa
lagi Maha Bijaksana.
|