netLibrary logo Home Search Tools Reading Room Help    
 
   
 
In the name of Allah, Most Beneficent, Most Merciful
 
Welcome Islamic Books

BACK TO TABLE OF CONTENTS


“Speeches For An Inquiring Mind”

Author by Imtiaz Ahmad M. Sc., M. Phil. (London)

Translated by Ir. Gusti Noor Barliandjaja and Muhammad Arifin M.A. (Madinah)


MENGHORMATI MUHAMMAD RASULULLAH SAW

Allah SWT berfirman didalam Surat Al-Ahzab Ayat 56:

Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat atas Nabi (Muhammad SAW). Wahai orang-orang beriman, bershalawatlah kamu kepadanya dan ucapkan salam yang sempurna kepadanya.

Maka, oleh sebab Allah SWT dan para malaikat-Nya menunjukkan penghormatan istimewa kepada Nabi Muhammad SAW, hendaklah setiap Muslim pun membiasakan diri untuk secara teratur melakukan hal yang sama. Penting untuk diingat bahwa Allah SWT juga memiliki perhatian yang besar untuk orang-orang mukmin dengan melibatkan mereka didalam sebuah perbuatan yang mana Dia dan para Malaikat-Nya terlibat langsung didalamnya. Dengan demikian, maka bilamana kita mendengar Nama Nabi Muhammad SAW disebutkan , hendaklah kita lakukan apa yang diperintahkan Allah SWT tersebut di atas.

Para sahabat mengetahui secara persis, bagaimana cara mengucapkan salam kepada Rasulullah SAW, yakni:

Salam Sejahtera atasmu wahai Nabi, dan juga rahmat Allah SWT dan limpahan berkah-Nya.

Sebagaimana tersebut didalam Hadits Bukhari yang diriwayatkan oleh Ka’ab bin Ujrah RA, seseorang bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, “Bagaimanakah cara bershalawat kepadamu, wahai Nabi?” Nabi SAW menjawab sebagaimana disebutkan dalam Hadits Bukhari dan Muslim.

Masih ada lagi beberapa versi shalawat selain yang ini.
Allah SWT juga berfirman didalam Surat Al-Ahzab Ayat 45 & 46,

Wahai Nabi (Muhammad), sesungguhnya kami mengutusmu untuk menjadi saksi, dan pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan, dan sebagai penyeru kepada Agama Allah dengan izin-Nya dan menjadi pelita yang menerangi.
Ayat ini menjelaskan lima sifat-sifat kebajikan Nabi Muhammad SAW

Sifat kebajikan yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW ini juga di terangkan didalam kitab Taurat. Disebutkan didalam Bukhari bahwa, ‘Atha’ bin Yassar berkata, “Suatu hari aku pergi menemui Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash. Aku memintanya menjelaskan sifat kebajikan Nabi Muhammad SAW yang tersebut didalam Taurat. Maka iapun menjawab bahwa sifat-sifat beliau SAW yang diterangkan didalam Al-Qur’an, diterangkan juga didalam Taurat, kemudian ia membacakan penggalan ayat dalam kitab Taurat sebagai berikut,

Wahai Nabi SAW, Kami mengutusmu sebagai saksi, pembawa kabar gembira dan peringatan dan pelindung bagi bangsa Arab. Kamu adalah hamba-Ku dan utusan (rasul)-Ku. Aku menamaimu Al-Muttawakkil yakni, seorang yang memiliki keyakinan penuh kepada Allah SWT. Kamu tidak berperilaku kasar dan tidak pula berhati kaku. Kamu tidak membuat keributan di pasar-pasar. Kamu tidak membalas kejahatan dengan kejahatan. Kamu lebih cenderung memaafkan. Allah SWT tidak akan mengambilmu dari dunia ini (mewafatkanmu) sehingga kamu meluruskan mereka-mereka yang sesat yaitu dengan membimbing mereka untuk berikrarkan dengan mengucapan: "Tidak ada sesembahan yang benar kecuali Allah.” Allah SWT akan membuka dengannya mata orang-orang buta agar melihat, membuat yang tuli bisa mendengar, dan membuka hati orang-orang yang sesat.

Sama halnya, firman Allah SWT didalam Surat Ali ‘Imran Ayat 159,

Maka dengan rahmat Allah, kamu berlaku lemah-lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras dan berhati kaku, tentulah mereka telah menjauhkan diri darimu. …

Terakhir, yang tak kalah penting artinya, kita bisa menangkap makna bahwa kebajikan didalam diri seseorang adalah sebagai perwujudan rahmat Allah SWT. Maka dari itu tak seorangpun patut menyombongkan diri atas kebajikannya sendiri.

Maka marilah kita menghormati Rasulullah Muhammad SAW sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Allah SWT dalam firman-Nya yang mengawali bahasan ini. Dan, semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad, keluarganya, dan para Sahabatnya, serta para pengikutnya yang setia kepada Kitabullah dan Sunnahnya hingga yaumil-qiyamah. Amiin